Tuesday, April 14, 2015

Tata Upacara Kenaikan Tingkat Bantara-Laksana

Upacara Kenaikan Tingkat, yaitu upacara yang dilakukan dalam rangka pengesahan kenaikan tingkat kecakapan umum yang dicapai oleh seorang anggota Gerakan Pramuka sesuai dengan syarat kecakapan umum yang berlaku. Dalam tulisan ini merupakan urutan tata upacara yang dilaksanakan pada golongan Pramuka Penegak. Yakni Pelantikan Kenaikan Tingkat dari Calon Penegak ke Penegak Bantara dan Penegak Bantara naik tingkat ke Penegak Laksana.



Upacara Pelantikan Calon Penegak menjadi Penegak Bantara


Upacara Pelantikan Calon Penegak menjadi Penegak Bantara, tidak boleh dihadiri Calon Penegak lainnya. Pelaksanaannya diatur sebagai berikut :
  1. Sangga Kerja menyiapkan perlengkapan upacara.
  2. Calon Penegak yang akan dilantik diantar oleh pendamping kanan dan pendamping kiri ke hadapan Pembina Penegak.
  3. Pembina minta penjelasan kepada pendamping kanan dan pendamping kiri mengenai watak dan kecakapan calon.
  4. Pendamping kanan dan pendamping kiri kembali ke sangganya.
  5. Sang Merah Putih dibawa petugas ke sebelah kanan depan Pembina, anggota ambalan menghormat dipimpin oleh Pradana/Petugas.
  6. Tanya jawab tentang Syarat Kecakapan Umum antara Pembina dan calon.
  7. Pembina memimpin doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  8. Penyematan tanda-tanda disertai pesan seperlunya.
  9. Ucapan janji Trisatya dituntun oleh Pembina Penegak, dengan jalan  memegang ujung Sang Merah Putih dengan tangan kanan yang ditempelkan di dada kiri tepat dengan jantungnya. Kemudian disusul dengan penyematan Tanda Penegak Bantara oleh calon Penegak sendiri.
  10. Penghormatan ambalan kepada Penegak Bantara yang baru dilantik.
  11. Ucapan selamat dari anggota ambalan.
  12. Pendamping kanan dan pendamping kiri menjemput Penegak Bantara yang selesai dilantik untuk kembali ke sangganya.



Upacara Kenaikan Tingkat dari Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana

Upacara Kenaikan Tingkat dari Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana dilakukan sebagai berikut:
  1. Pradana atau Pembina Penegak mengumpulkan anggota ambalan.
  2. Penegak Bantara yang akan naik tingkat diantar oleh pendampingnya ke hadapan Pembina Penegak.
  3. Pembina minta pernyataan pendamping mengenai perkembangan watak dan kecakapan yang bersangkutan.
  4. Para pendamping kembali ketempat.
  5. Tanya jawab tentang syarat kecakapan umum yang telah diselesaikan antara Pembina dan Penegak Bantara yang akan naik tingkat.
  6. Sang Merah Putih dibawa oleh petugas ke sebelah kanan depan Pembina Penegak. Waktu Sang Merah Putih memasuki tempat upacara anggota ambalan menghormat dipimpin Pradama atau petugas.
  7. Pembina memberikan bendera Sang Merah Putih kepada Penegak yang bersangkutan.
  8. Pembina melepas Tanda Penegak Bantara disertai pesan seperlunya.
  9. Tanda Penegak Laksana dipasang sendiri oleh Penegak yang bersangkutan. di tuntun Pembina memegang ujung Sang Merah Putih dengan tangan kanannya  ditempelkan di dada kiri tepat pada jantungnya
  10. Pembina memimpin doa menurut agama dan keperayaan masing-masing.
  11. Ucapan selamat dari anggota ambalan.
  12. Pembina menyerahkan ambalan kepada Pradana untuk meneruskan acara.

Dalam Pelantikan Penegak Bantara dan Penegak Laksana memang berbeda dengan ketika menyelenggarakan Upacara Pelantikan kenaikan tingkat pada golongan pramuka dibawahnya (Siaga dan Penggalang), terutama pada penyematan Tanda SKU yakni Pembina Penegak menyerahkan tanda SKU tersebut yang kemudian dipakai sendiri oleh calon Penegak atau Penegak Bantara yang naik tingkat ke Penegak Laksana.


EmoticonEmoticon